Muslim Dibuat Gaduh Agar Pengikut Iblis Bebas Melenggang

Akhir akhir ini ummat Islam disibukkan dengan berbagai kegaduhan, obok obok partai politik, ngaji Al Quran seperti nyanyian setan, aktor sewaan menyatakan Allah bukan orang Arab, dan lain-lain. Semua itu bila direnungkan dengan baik sejatinya hanyalah upaya memuluskan agar para pengikut Iblis bebas melenggang. Para pengikut setan dari kalangan komunis, generasi penerus penyembah api dari bangsa Persia, dan penyembah kayu bersilang dalam kondisi gaduh semacam ini bebas melenggang.

Saudaraku!

Ingatlah pepatah nenek moyang, “Air beriak tanda tak dalam, sedang air diam menghanyutkan.”

Setiap kali ummat Islam gaduh, dengan sederhana para budak bayaran berkata: minta maaf, mengaku tidak paham dan akhirnya selesailah masalah. Namun yang jelas energi dan perhatian ummat Islam telah terkuras untuk urusan urusan semacam ini dankita semua lalai dari penyembah setan yang terus melenggang menjalankan agendanya.

Mereka benar benar telah berkonspirasi dengan musuh musuh Islam, dan tentunya Allah pasti mengetahui ini semua dan sudah menyiapkan balasannya.

Allah berfirman:

وَمَكَرُوا مَكْرًا وَمَكَرْنَا مَكْرًا وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ

“Dan sungguh mereka telah menyusun makar, dan Allah-pun pasti membalas makar mereka sedangkan mereka tidak menyadari hal ini.” (An Naml 50)

Karena itu, marilah kiaa terus berjuang dengan tenang tidak usah hanyut dalam kegaduhan hasil rekayasa manusia-manusia bayaran dan pesuruh budak-budak setan. Fokus ajarkan Islam yang sebenarnya kepada masyarakat dan terus dekatkan diri kita kepada Allah, niscaya kemenangan ada bersama orang orang yang beriman dan membela agama Allah bukan pada manusia-manusia bayaran pemuja setan.

Pekikkan takbir, “Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!”