al-ikhwan

Presiden Mesir Mohammed Mursi memerintahkan parlemen untuk bersidang, satu bulan setelah dibubarkan oleh militer.  Mursi -dari kelompok Ikhwanul Muslimin yang meraih suara terbanyak dalam pemilihan parlemen- mengatakan badan legislatif harus bersidang sampai pemilu baru diselenggarakan.

Militer menggunakan perintah pengadilan bulan lalu untuk membubarkan parlemen karena sebagian anggota partai maju dalam pemilu melalui kursi yang disediakan untuk calon independen.  Keputusan Mursi itu dapat membuat marah para pemimpin militer. Pihak militer mengambil alih kekuasaan tahun lalu setelah revolusi yang melengserkan Hosni Mubarak setelah 30 tahun berkuasa.

  • Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab, serta nasyid walimah & jihad.
    digitalhuda.com/?f1
  • Jual Jaket Motor Respiro Anti Angin dan Anti Air Cocok dipakai Harian maupun Touring
    www.JaketRespiro.com
  • Peluang Usaha Sambil Ibadah, Perwakilan Biro Umrah-Haji Plus dan Raih Reward Ratusan Juta Rupiah.
    www.rumahhajidanumrah.com
  • Sedia Baju Hamil, Baju Menyusui, Celana Hamil, Bra Menyusui, Nursing Pillow, Nursing Apron, dll.
    www.hamil-menyusui.com
  • Pusat Belanja Buku Islam Online Lengkap Dan Murni.
    tokopedia.com/tokobukumuslim
  • Film Rasulullah Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Nabi Yusuf, Konspirasi Dajjal Akhir Zaman.
    rubystore.wordpress.com/

Tentara pada awalnya disambut oleh demonstran antipemerintah namun belakangan semakin tidak populer karena dituduh ingin mempertahankan kekuasaan.  Para pejabat Ikhwanul Muslimin mengatakan parlemen Mesir dapat bersidang paling cepat Senin (9/7) ini.

Namun untuk memasuki gedung parlemen para anggota parlemen harus melewati penjagaan polisi dan militer yang masih tetap berada di seputar gedung dewan legislatif itu.

Mursi menang dalam pemilihan bebas pertama Mesir bulan lalu dan pihak militer secara resmi menyerahkan kekuasaan tanggal 30 Juni. Namun sebelum pelantikan, militer telah memberikan kewenangan pada angkatan bersenjata.  Hak presiden atas militer juga dicabut dan para perwira tinggi juga memiliki hak legislatif.

Deklarasi para komandan militer juga menetapkan bahwa satu panel angkatan bersenjata akan menyusun konstitusi baru.  Namun, Mursi mengatakan dalam keputusan presiden, parlemen lah yang akan menyusun konstitusi baru.  Pemilihan umum akan diselenggarakan lagi dalam waktu 60 hari setelah konstitusi disepakati melalui referendum, menurut keputusan presiden.

Ikhwanul Muslimin menentang langkah militer untuk membubarkan parlemen itu.


Redaktur: Shabra Syatila
Sumber: mediaindonesia

Sebarkan pada dunia: KLIK DI SINI