libyaaljadidah

Tokoh gerakan Islam Libya, Syekh Dr. Ali Muhammad Al-Sallabi, dalam sebuah konferensi pers mengatakan, kelompok Islamis menerima hasil pemilu yang diselenggarakan pada hari Sabtu (7/7) lalu demi menghormati nilai-nilai demokrasi dan mengutamakan persatuan bangsa sekalipun terdapat banyak perbedaan pendapat di antara warga Libya.

Menerima hasil Pemilu dengan lapang dada, menurut Syeikh Al-Sallabi, merupakan langkah awal untuk mengakui Libya baru yang beradab, yang akan melakukan pembangunan di semua lini kehidupan, meningkatkan prestasi bangsa, menghormati hukum, melindungi kebebasan dan hak asasi manusia. Meskipun bebeda-beda, Libya tetap satu.

  • Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab, serta nasyid walimah & jihad.
    digitalhuda.com/?f1
  • Jual Jaket Motor Respiro Anti Angin dan Anti Air Cocok dipakai Harian maupun Touring
    www.JaketRespiro.com
  • Peluang Usaha Sambil Ibadah, Perwakilan Biro Umrah-Haji Plus dan Raih Reward Ratusan Juta Rupiah.
    www.rumahhajidanumrah.com
  • Sedia Baju Hamil, Baju Menyusui, Celana Hamil, Bra Menyusui, Nursing Pillow, Nursing Apron, dll.
    www.hamil-menyusui.com
  • Pusat Belanja Buku Islam Online Lengkap Dan Murni.
    tokopedia.com/tokobukumuslim
  • Film Rasulullah Muhammad SAW, Umar bin Khattab, Nabi Yusuf, Konspirasi Dajjal Akhir Zaman.
    rubystore.wordpress.com/

Syekh Al-Sallabi menegaskan, adanya Pemilu menggambarkan keberhasilan Libya, tidak ada pihak yang menang atau kalah. Keberhasilan terbesar dalam pemilu ini adalah partisipasi rakyat Libya yang tidak hanya bersedia memberikan suaranya tetapi juga mengamankan proses Pemilu. “Menerima hasil akhir Pemilu Libya adalah sikap demokratis, kita semua harus mematuhiya. Jangan sampai kita melakukan perdebatan panjang tentang hasil Pemilu sehingga dapat menunda tugas Kongres Umum Nasional Libya,” ujarnya.

Syekh Al-Sallabi mengatakan, misi Kongres Umum Nasional Libya dan pemerintahan sementara Libya yang paling utama adalah membentuk kabinet tanpa terpengaruh oleh kepentingan kelompok tertentu yang dapat menodai semangat demokrasi sehingga kursi kabinet diisi oleh orang-orang yang bersih dan berkompeten di bidangnya.

Agama Islam, lanjut Syekh Al-Sallabi, mendorong persatuan dan kerjasama untuk berbuat baik dan melarang perpecahan secara umum, apalagi jika berhubungan dengan kepentingan rakyat. Pejuang revolusi adalah komponen penting dari rakyat Libya yang mendukung proses politik, sehingga mereka semua berhak mendapatkan penghargaan. Syekh Al-Sallabi juga mengajak semua partai dan gerakan politik untuk bekerja sama dengan kelompok Islamis melayani kepentingan negara.


Redaktur: Ibnu Umar
Sumber: islamtoday

Sebarkan pada dunia: KLIK DI SINI