Berapa Kali Berhubungan Intim Menurut Islam? dan Apa Saja Larangan Saat Berjima?

Monday, 27 February 2017 (8:34 am) / Keluarga, Muamalah

Islam merupakan satu-satunya agama yang mengatur semua kehidupan manusia. mulai dari bangun tidur sampai menjelang tidur semua sudah diatur. Aturan-aturan ini dibuat demi kebaikan manusia itu sendiri. Karena sejatinya yang menciptakan pasti lebih tahu akan kebutuhan yang diciptakannya.

Berbicara tentang kebutuhan, salah satunya adalah memenuhi syahwat. Tentu ini boleh dilakukan oleh mereka yang sudah berpasangan secara resmi. Jika belum, Islam melarang dengan keras bagi siapa saja yang berzina.

Di dalam Islam, berhubungan intim bagi yang sudah menikah hukumnya wajib. Seperti yang diutarakan oleh Ibnu Qudamah dalam Al Mughni (7:30)

والوطء واجب على الرجل – أي الزوج بأن يجامع زوجته – إذا لم يكن له عذر ، وبه قال مالك
“Hubungan seks wajib dilakukan oleh suami, yaitu ia punya kewajiban menyetubuhi istrinya selama tidak ada udzur. Demikian dikatakan oleh Imam Malik."

Tentang aturan berapa kali berhubungan intim menurut Islam, tidak ada aturannya. Semua tergantung masing-msing pasangan. Yang jelas jika suami mengajak istri untuk memnuhi syahwatnya maka istri wajib melayaninya.

Lalu bagaimana jika sumai bepergian jauh. Dalam islam sudah diatur, jika suami pergi untuk kepentingan ummat, berjihad misalnya, maka kepergiannya tidak boleh lebih dari 4 bulan.

Yang ada dalam Islam adalah aturan mengenai waktu-waktu yang tidak boleh untuk melakukan hubungan seksual. Apa saja laranagn tersebut? berikut penjelasannya:

1. Dilarang berhubungan intim ketikaistri sedang haid

Haid adakah kotoran, Maka jauhilah kotoran tersebut. Ketika istri sedang haid maka diharamkan bagi suami menggaulinya. Apabila istri telah suci, maka boleh mencampuri mereka di tempat yang diperintahkan Alloh. Karena sesungguhnya Alloh sangat menyukai orang-orang yang bersuci.

2. Dilarang membicarakan masalah hubungan intim ke khalayak

Namanya juga hubungan intim, jadi tidak boleh ada orang yang tahu. Dalam sebuah hadis, jika seorang laki-laki berhubungan dengan istrinya lalu istrinya memberi kepuasan dan laki-laki tersebut menceritakan rahasia istrinya, maka itulah manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Alloh.

3. Dilarang berhubungan melalui anus

Anus adalah tempat keluarnya kotoran, dimana bisa mebahayakan kesehatan. Oleh sebab itu berhubungan intim melalui dubur sangat dilarang oleh Islam. Sabda Anbi yang diRiwayatkan oleh Abu Hurairah Ra:

“Dilaknat orang yang meyetubuhi wanita di duburnya” (HR Ahmad, Abu Daud dan An-nasai)

4. Dilarang berhubungan suami istri tanpa selimut/penutup

Janganlah kalian meniru orang-orang kafir yang ketika mereka berhubungan tanpa mengenakan penutup. Ketika berhubungan pakailah selimut atau penutup, jangan telanjang seperti 2 ekor himar.

5. Dilarang berhubungan intim tanpa membaca doa

Sebelum berhubungan, hendaknya membaca doa seperti berikut:

“Bismillah. Allohumma jannabnasyoithona wa jannabisyaithona maa rojaktanaa”

Yang artinya: Dengan nama Alloh. ya Alloh, hindarkan kami dari syaiton dan jagalah apa yang engkau rizkikan kepada kami dari syaiton.

6. Dilarng berhubungan intim tanpa pendahuluan

Nabi mengajarkan sebelum melakukan jima, maka didahului dengan cumbu rayu, kayu sayang, ciuman. Jangan menyamakan istri dengan dengan seeokr hewan bersenggama. Selain melakukan sunnah, hal ini juga akan menambah rasa kebersamaan yang kuat.

Demikian penjelasan tentang berapa kali berhubungan intim dalam islam, uang intinya tidak ada batasan. Semua terserah tergantung pribadi masing-masing.

Redaktur: Abdullah Istiqomah

Sebarkan Pada Sesama