Selasa, 27 Januari 2015 (12:23 pm) / Sirah Nabawi

Doa Empat Ribu Tahun

Ya Rasulallah”, begitu suatu hari para sahabat bertabik saat mereka menatap wajah beliau yang purnama, “Ceritakanlah tentang dirimu.”… Selengkapnya →

Hak-hak Rasulullah Atas Ummatnya

Sabtu, 24 Januari 2015 (6:48 am) / Sirah Nabawi

Diantara hak-hak Nabi shallallahu alaihi wa sallam atas kita sebagai ummatnya adalah : 1. Mencintai beliau Diantara hak Nabi terhadap ummatnya adalah mencintai nya sepenuh hati, mencintainya dg kecintaan yang penuh dan sempurna Beliau bersabda : [arabtext] لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحبّ إليه من ولده ووالده والنَاس أجمعين [/arabtext]… Selengkapnya →

Cinta Penawar Luka

Jumat, 23 Januari 2015 (5:58 pm) / Sirah Nabawi

Mari sejenak mendampingi seorang Ibu yang melahirkan. Makhluq Allah yang mulia ini nyawanya berada di ujung tanduk. Serangan rasa nyeri luar biasa menyergap ketika rahim mulai berkontraksi. Makin lama kian sering dan kian menyakitkan. Otot-otot serasa dikejangkan dan tulang-tulang seperti dibetoti. Puncaknya, ketika sang bayi sudah saatnya menghirup udara dunia,… Selengkapnya →

Pembenci Rasulullah Pasti Akan Ditimpa Adzab

Jumat, 23 Januari 2015 (6:21 am) / Aqidah, Sirah Nabawi, Syariah

Tidaklah suatu kaum mendurhakai Rasul-Nya melainkan Allah Subhanahu wata’ala menimpakan azab atas mereka. Sejarah hidup Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah membuktikan hal itu, semua penentang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memetik buah perbuatannya di dunia, seperti yang dijanjikan oleh Allah dalam firman-Nya: [arabtext] إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ [/arabtext] “Sesungguhnya orang-orang yang… Selengkapnya →

Yang Lebih Menakjubkan dari Mukjizat

Rabu, 21 Januari 2015 (9:22 pm) / Sirah Nabawi

Inilah Madinah, pekan-pekan menjelang Perang Ahzab. Pada hari-hari itu, sebagaimana diceritakan oleh Jabir ibn ‘AbdillahRadhiyallahu ‘Anhu, jatah makan untuk setiap penggali Khandaq di kota Madinah adalah sebutir kurma, seteguk air, dan tepung yang diadoni minyak panas. Seberapa banyak tepung itu? “Jika tangan kami terbasuh air kemudian dimasukkan ke dalam kantung… Selengkapnya →

Sudut Pandang dan Kesetiaan

Senin, 19 Januari 2015 (8:53 pm) / Sirah Nabawi

Ashar berarti penolong. Dan kaum Anshar adalah penolong yang paling menakjubkan. Perang Hunain baru saja berakhir. Duabelas ribu pasukan yang semula berbangga dengan jumlahnya, berantakan tercerai berai ketika dikepung di celah sempit. Gemuruh berjatuhannya batu, luncuran tombak, hujan anak panah, serta hingar-bingar teriakan perang suku Hawazin dan Tsaqif menderu mengerikan,… Selengkapnya →

Senyuman Langit

Jumat, 16 Januari 2015 (9:24 pm) / Sirah Nabawi

Inilah kota berjuluk sepotong Syam yang jatuh di Hijjaz; ialah Thaif, di tahun kesebelas kenabian. Sungguh penduduk kota ini sama sekali tak sesejuk cuaca negerinya, bahkan mereka lebih garang dari angin gurun Tihamah. Inilah Sang Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, yang telah ditolak oleh tiga bersaudara putra ‘Amr Ats Tsaqafi,… Selengkapnya →

Yang Terpuji Yang Teruji

Selasa, 13 Januari 2015 (10:05 pm) / Sirah Nabawi

“Aku ingin agar dia dipuji, di langit dan di bumi.” Begitu ‘Abdul Muthalib berkata sembari menimang sang bayi yang berwajah cahaya. Senyumnya bangga, rautnya gembira, air mukanya renjana. Dengan teguh dijawabnya para tetua Quraisy yang tadi menggugat, “Mengapa kauberi nama dia Muhammad; nama yang tak pernah digunakan oleh para leluhur… Selengkapnya →

Cinta Bersujud di Mihrab Taat

Senin, 12 Januari 2015 (9:41 am) / Sirah Nabawi, Sirah Salaf

Julaibib. Nama yang tak biasa dan tak lengkap. Nama ini, tentu bukan dia sendiri yang menghendaki. Tidak pula orangtuanya. Julaibib hadir ke dunia tanpa mengetahui siapa ayah dan yang mana bundanya. Demikian pula orang-orang, semua tak tahu, atau tak mau tahu tentang nasab Julaibib. Tak dikenal pula, termasuk suku apakah… Selengkapnya →

Sang Titipan

Jumat, 9 Januari 2015 (4:16 pm) / Hikmah, Sirah Nabawi

“Ya Rasulullah”, demikian Ummu Sulaim bergegas menemui Sang Nabi ketika beliau tiba di Madinah dalam hijrah, “Semua lelaki dan perempuan penduduk Yatsrib telah menghaturkan hadiah kepadamu. Namun aku sungguh tak memiliki apa-apa untuk dipersembahkan. Maka inilah putraku Anas ibn Malik. Bahagiakanlah kami dengan menjadikannya sebagai pelayanmu.” Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi wa… Selengkapnya →

Copyright © 2011 – 2015