Kamis, 13 Agustus 2015 (8:49 am) / Dunia Muslimah, Fiqih Wanita, Muslimah, Syariah

Pakaian Yang Seharusnya Dipakai Oleh Wanita Muslim

Begitu banyak kita lihat sekarang ini, wanita yang katanya 'Muslim' tapi dari cara berpakaiannya sama sekali tidak mencerminkan sebagai… Selengkapnya →

Mahar Pernikahan Menurut Imam Asy Syafi’i

Selasa, 12 Mei 2015 (7:04 am) / Fiqih Wanita, Muamalah, Muslimah, Syariah

Imam Asy Syafi'i berkata: Apabila dua orang musyrik menikah dengan mahar lalu suami telah dukhul (berhubungan seksual) dengan istrinya, kemudian hubungan pernikahan keduanya terputus, dan keduanya masuk Islam, maka mahar tetap menjadi milik si wanita jika ia telah menerimanya. Bila belum diterima maka boleh baginya mengambil mahar tersebut dari mantan… Selengkapnya →

Ketika Jilbab Lebarmu Mencetak Lekuk Tubuhmu

Jumat, 20 Februari 2015 (8:42 am) / Fiqih Wanita, Muslimah

Seorang sahabat Muslimah menceritakan, di sebuah majelis ia bertemu ummahat dan sedikit berbincang soal jilbab alias kerudung. Sampai akhirnya beliau bertanya,"Dek, kamu suka pakai jilbab langsungan?" Yang ia maksud dengan jilbab langsungan adalah kerudung bergo atau kerudung instan yang bisa langsung dipakai. "Kadang, Mbak. Ganti-ganti, kenapa memangnya?" "Mending pakai kerudung… Selengkapnya →

Kenapa Wanita Banyak Masuk Neraka?

Kamis, 19 Februari 2015 (9:41 pm) / Dunia Muslimah, Fiqih Wanita

Suatu ketika sesaat setelah selesai shalat Kusuf (shalat Gerhana), Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang a[a yang diperlihatkan kepada beliau saat beliau salah. “Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari ini. Dan aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Mereka bertanya, “Kenapa… Selengkapnya →

Wanita yang Disunnahkan Bekerja

Selasa, 13 Januari 2015 (9:56 am) / Fiqih Wanita

Dalam buku Kebebasan Wanita, dijelaskan bahwa wanita disunnahkan melakukan kegiatan profesional dengan syarat sejalan dengan tanggung jawab keluarga dan berpedoman pada tujuan-tujuan berikut ini. Tujuan pertama, membantu suami, ayah, atau saudara yang miskin. Yakni seorang perempuan memberikan bantuan finansial terhadap anggota keluarganya dengan tujuan meringankan beban atas kondisi pemenuhan kebutuhan… Selengkapnya →

Wanita yang Diwajibkan Bekerja

Minggu, 11 Januari 2015 (10:19 pm) / Fiqih Wanita

Seorang wanita dikatakan wajib untuk terjun ke dalam bidang profesi jika ia berada dalam dua kondisi. Kondisi pertama adalah bila ia harus menanggung biaya hidup bagi dirinya sendiri dan anak-anaknya. Dari Jabir bin Abdullah, dia berkata, “Bibiku dicerai. Pada suatu hari, dia ingin memetik buah kurmanya, lalu seorang laki-laki menghardiknya… Selengkapnya →

‘Emansipasi’, Gerakan Kemajuan yang Memundurkan

Sabtu, 27 April 2013 (5:03 pm) / Fiqih Wanita

Sebuah majelis fiqih sedang digelar. Narasumbernya seorang ulama besar yang baru saja datang dari Baghdad. Saat di Baghdad, keulamaannya memang sudah kerap terdengar oleh para penuntut ilmu di Mesir. Karenanya tidak sedikit kaum santri Mesir yang haus ilmu, sengaja berkelana menuju Bagdad untuk menimba ilmu dalam majelisnya. Pada saat beliau… Selengkapnya →

Hikmah Adanya Masa ‘Iddah dalam Islam

Rabu, 5 September 2012 (11:00 am) / Fiqih Wanita

'Iddah adalah masa di mana seorang wanita yang diceraikan suaminya menunggu. Pada masa itu ia tidak diperbolehkan menikah atau menawarkan diri kepada laki-laki lain untuk menikahinya. 'Iddah ini juga sudah dikenal pada masa jahiliyah. Setelah datangnya Islam, ‘iddah tetap diakui sebagai salah satu dari ajaran syari‘at karena banyak mengandung manfaat.… Selengkapnya →

Hukum I’tikaf bagi Wanita

Rabu, 8 Agustus 2012 (9:11 pm) / Fiqih Wanita, Ibadah

Sebagian manusia menyangka bahwa i’tikaf yang disunnahkan oleh Islam hanya berlaku bagi kaum laki-laki saja, dan tidak berlaku bagi perempuan. Sementara itu, sebagian manusia yang lain menyatakan sebaliknya, bahwa perempuan juga diperbolehkan melakukan i’tikaf seperti halnya laki-laki tanpa dibeda-bedakan. Sebenarnya, bagaimana pandangan Islam mengenai i’tikaf bagi wanita? Dalam hal ini… Selengkapnya →

Hukum Wanita Bepergian Tanpa Mahram

Minggu, 1 Juli 2012 (12:49 pm) / Fiqih Wanita, Syariah

"Janganlah seorang wanita pergi kecuali dengan mahramnya." (HR. Bukhari-Muslim) Hendaknya memahami benar konteks larangan hadits ini. Sebab ('Illat) larangan hadits ini adalah karena jika wanita pergi sendirian tanpa suami atau mahram pada zaman unta dan keledai menempuh gurun atau jalan-jalan sepi dikhawatirkan terjadi sesuatu atasnya atau melahirkan fitnah baginya. Jika… Selengkapnya →

Copyright © 2011 – 2015