Jumat, 17 Oktober 2014 (8:55 am) / Jendela, Persona, Sirah Salaf

Tangisan Umar bin Abdul Aziz Saat Dilantik Jadi Khalifah

Ketika Umar bin Abdul Aziz diangkat menjadi Khalifah pada dinasti Bani Umayyah, hari Jum’at tanggal 10 Shafar tahun… Selengkapnya →

Yudy Kotouky, Anggota DPR yang Gigih Berdakwah dari Papua

Rabu, 15 Oktober 2014 (12:52 pm) / Jendela, Persona

Rajin memperjuangkan dispensasi biaya pendidikan bagi anak-anak Papua, Muhammad Yudy Kotouky juga rajin berdakwah dari satu pedalaman ke pedalaman lain, kini ia berhasil mendirikan satu pesantren di Nabire, Papua. Sebelumnya anak-anak Papua tinggal di lembaga pendidikan, tetapi kemudian ditelantarkan karena kehabisan dana. Kotouky yang lahir di Mee, wilayah pegunungan barat… Selengkapnya →

Sebuah Simbol Perlawanan: Umar Mukhtar

Jumat, 2 Mei 2014 (8:18 am) / Jendela, Persona

Di Afrika, para pemimpin thariqat Sanusiyah, yang merupakan thariqat sufi terbesar di wilayah ini, bergabung dengan Kekhalifahan Utsmaniyah dan menggunakan semua kekuatan mereka untuk memulai sebuah perlawanan baru terhadap invasi imperialis Prancis dan Italia. Apalagi setelah Ahmad Asy Syarif As Sanusi mengambil kepemimpinan, gerakan utama Sanusiyah berubah menjadi gerakan politik… Selengkapnya →

Ketika Raja Saudi Menghentikan Pasokan Minyak ke Barat

Selasa, 15 April 2014 (7:43 am) / Persona

Ketika Raja Faisal memutus pasokan minyak hingga negara-negara Barat mengalami krisis minyak pada Oktober 1973, ia melontarkan kalimat yang terkenal dan mengguncang dunia: “Kami dan leluhur kami telah mampu bertahan hidup hanya mengandalkan kurma dan susu, dan kami akan kembali dengan cara itu lagi untuk bertahan hidup (tanpa bantuan barang-barang… Selengkapnya →

Biografi Syaikh DR. Abdul Karim Zaidan

Selasa, 28 Januari 2014 (8:08 am) / Persona

Prof. DR. Abdul Karim Zaidan Bahij Al ‘Ani lahir di Baghdad, Iraq, pada tahun 1917 M. Beliau mulai belajar membaca Al Quran di kantor Ta’limul Qur’an Al Ahliyah, dan menyelesaikan studi pendahuluannya di kota Baghdad. Syaikh Abdul Karim Zaidan di masaremaja dikenali sebagai pemuda yang rajin bangun beribadah di waktu… Selengkapnya →

Ekspresi Cinta Seorang Ustadz Rahmat Abdullah

Senin, 27 Januari 2014 (12:46 pm) / Persona

Freedom! Satu kata yang terucap dari lisan seorang ustad Rahmat Abdullah Rahimahullah, saat ustad Hilmi mengumumkan ketua majelis pertimbangan yang baru saja terdeklarasi di konferensi pers hasil musyawarah majelis syuro’ sebuah organisasi politik. Cinta! Satu kata penuh ekspresi yang didermakan seorang Rahmat Abdullah kepada adik semata wayangnya dengan segenap ketulusan dan kepedulian yang teramat… Selengkapnya →

Biografi KH Ahmad Sahal Mahfudh

Jumat, 24 Januari 2014 (6:55 am) / Persona

Kyai Ahmad Sahal Mahfudh terlahir dengan nama Muhammad Ahmad Sahal bin Mahfudz bin Abd Salam Alhajaini dari pasangan Kyai Mahfudz bin Abd Salam Alhafidz dan Hj Badi’ah. Ia lahir di Desa Kajen, Margoyoso Pati pada tanggal 17 Desember 1937. Kyai Sahal merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Dari lahir, ia… Selengkapnya →

Drama Satu Babak Perjuangan Jilbab di Turki

Jumat, 1 November 2013 (1:13 pm) / Persona

Tahun 1999. Merve Kavakci memasuki gedung parlemen dengan dibalut busana Muslimah. Inilah hari pertama, dimana dia seharusnya diangkat sumpah sebagai legislator mewakili Partai Fezilat pasca dibubarkannya Refah. Namun gedung parlemen itu riuh rendah dengan teriakan dan sumpah serapah. "Keluar, keluar, keluar....!", teriak mayoritas anggota parlemen. Tidak kurang PM Turki pada… Selengkapnya →

KH Hasyim Asy’ari dan Santrinya

Kamis, 24 Oktober 2013 (1:43 pm) / Persona

Pada suatu hari di awal abad ke-20 Masehi, salah seorang santri datang ke Pondok Pesantren Tebuireng yang diasuh oleh KH Hasyim Asy’ari, pendiri organisasi Nahdlatul Ulama. Santri itu datang pada Kyai untuk mengadu. Santri itu namanya Basyir, berasal dari kampung Kauman, Yogyakarta. Kepada Kyai panutannya itu, santri Basyir mengadu tentang… Selengkapnya →

KH Ahmad Dahlan dan Semangat Bershadaqah

Rabu, 23 Oktober 2013 (8:45 am) / Persona

Kejadiannya kira-kira di sekitar tahun 1921. Suatu siang KH Ahmad Dahlan memukul kentongan mengundang penduduk Kauman ke rumahnya. Penduduk Kauman berduyun-duyun ke rumahnya. Setelah banyak orang berkumpul di rumahnya, KH Ahmad Dahlan pidato yang isinya menyatakan bahwa kas Muhammadiyah kosong. Sementara guru-guru Muhammadiyah belum digaji. Muhammadiyah memerlukan uang kira-kira 500… Selengkapnya →

Copyright © 2011 – 2014 Designed & Developed by Ibrahim Vatih