Senin, 18 Mei 2015 (7:21 pm) / Opini

Boleh, Tapi Jangan Dikerjakan!

Pak Kamsud pagi itu belum sempat sarapan di rumah, maka sebelum kerja, ia mampir dulu di Warteg Pak… Selengkapnya →

Hentikan Klaim Berlebihan Produk Herbal!

Jumat, 15 Mei 2015 (11:42 pm) / Citizen Journalism, Opini

Sejak 'booming' klaim ramuan herbal untuk berbagai penyakit, saya memang tidak terlalu respek dengan pengobatan herbal. Apalagi, keberadaannya yang selalu disangkut-pautkan dengan pengobatan ala Nabi. Bagi saya yang sejak SD-Kuliah diajari berpikir ilmiah, produk herbal yang tidak teruji secara medis, tidak memiliki metode penelitian yang jelas sebagai obat, dan tidak… Selengkapnya →

Puan Maharani dan Revolusi Mental

Jumat, 15 Mei 2015 (1:57 pm) / Citizen Journalism, Opini

Lucu banget Puan Maharani yang anak Ketum PDIP sekaligus Menko dalam pemerintahaan Jokowi itu. Setelah diberitakan enam bulan menikmati fasilitas gaji buta sebagai anggota DPR-RI, Puan memberi klarifikasi. Kepada wartawan Kamis petang, Puan mengaku selama enam bulan terakhir sudah tidak pernah menerima gaji dan fasilitas dari DPR-RI. Puan semenjak diangkat… Selengkapnya →

Fikih ‘Permusuhan’

Kamis, 14 Mei 2015 (12:21 pm) / Citizen Journalism, Opini

Tidak selalu musuh luar Islam harus didahulukan untuk ditumpas. Yahya bin Yahya, guru Imam Al Bukhari dan Muslim berkata: "Membela sunnah lebih utama dari berjihad!" [Majmu' Fatawa 4/13] Al Humaidi, salah seorang guru Imam Al Bukhari mengatakan, "Demi Allah, aku lebih suka menyerang orang yang menolak hadits Rasulullah daripada menyerang… Selengkapnya →

Jawaban Tanpa Pertanyaan

Rabu, 13 Mei 2015 (9:00 am) / Opini

Karena sudah terbukti ber-keleus-keleus, maka ketika melihat para orang sepertinya hebat di Facebook, saya tidak langsung merasa bahwa semua dari mereka hebat di kenyataannya. Termasuk hebat menulis, hebat menasehati, hebat menyindir, hebat mendata dan seterusnya. Pernah waktu masih menjadi mahasiswa, di depan rumah, saya ngobrol dengan sahabat saya seorang pengusaha… Selengkapnya →

Damardjati dan Gelar Khalifatullah

Sabtu, 9 Mei 2015 (10:54 pm) / Opini

Pak (Alm.) Damardjati Supadjar, saat itu masih dekan fakultas filsafat UGM, dalam satu ceramah tarawih di masjid Al Hasanah (masjid di bilangan kampus UGM - seberang Mirota Kampus dan perpustakaan UGM- yang suka menu gado-gado; kadang menghadirkan filsuf macam Pak Damardjati Supajar, kadang menghadirkan ustadz semacam ustadz Ja'far Umar Thalib),… Selengkapnya →

Cermin Legitimasi

Jumat, 8 Mei 2015 (12:52 pm) / Opini

Seorang pemimpin, apalagi dengan kekuasaan yang demikian besar di tangannya, pada dasarnya boleh melakukan apapun, termasuk menabrak aturan dalam rangka membangun aturan baru. Hanya saja, otoritasnya, sebesar dan selonggar apapun, tetap dibatasi oleh satu hal: legitimasi. Di soal legitimasi inilah seorang pemimpin akan berhadapan dengan publik, dimana kepemimpinannya akan diuji… Selengkapnya →

Arab Saudi yang Berubah: Umat yang Bangkit dan Bergairah

Rabu, 6 Mei 2015 (8:28 am) / Opini

Melihat liputan Al Jazeera tentang konferensi para pemimpin Negara-negara Teluk memberikan nuansa yang sama sekali baru, dimana kesan negara-negara teluk yang lamban, malas, pengecut dan kuno berubah 180 derajat. Semuanya dipicu oleh perubahan karakter dan arah kebijakan raja Arab Saudi yang baru yaitu raja Salman bin Abdul Aziz. Dalam 100… Selengkapnya →

Sepucuk Surat dari Abang untuk Adikku Sayang

Rabu, 6 Mei 2015 (8:16 am) / Opini

Wahai Adikku.. kalau boleh memilih, Abang sebenarnya lebih suka kamu tinggal di rumah.. Karena bukan kewajibanmu untuk bekerja mencari nafkah.. Semua itu adalah kewajibanku, kewajiban seorang suami, kewajiban seorang laki-laki.. Abang tidak melarangmu pergi keluar rumah.. Abang juga tidak melarangmu, jika Adik ingin bekerja apalagi menuntut ilmu.. Abang hanya ingin,… Selengkapnya →

Hizbut Tahrir adalah Ahlus Sunnah, Bukan Syiah

Rabu, 6 Mei 2015 (8:12 am) / Opini

Hizbut Tahrir adalah organisasi yang mewarnai perjalanan hidup saya. Interaksi saya dengan organisasi yang berasal dari Palestina ini terjadi pada pertengahan tahun 2006. Mengenalnya melalui Ustadz Erick Erdian, Ustadz Yayan Rukmana melalui Gema Pembebasan yang dulu di bawah almarhum Toto Samardi. September 2006, saya mulai mengkajinya. Tahun 2007-an, saya temukan… Selengkapnya →

Copyright © 2011 – 2015