Selasa, 16 Desember 2014 (11:07 am) / Firqah, Jendela, Opini, Syariah

Larangan Minuman Keras dalam Berbagai Agama

Salah satu alasan Gubernur DKI Jakarta, Ahok untuk melegalisasi miras adalah karena Jakarta adalah kota majemuk. Jakarta bukan… Selengkapnya →

‘Islam Yes, Politik No!’

Rabu, 10 Desember 2014 (1:51 pm) / Opini

Jujur saya merasa sedih, galau, gundah, heran itu ketika ada orang Islam berkata, "Jangan campur adukan Islam dengan politik, jangan bawa-bawa agama ke pemerintahan, nah loh ginilah jadinya kalo ustadz masuk ke ranah politik, dan sebagainya." Kalau yang berkata itu orang Non Muslim, okelah bisa ditolerir karena mereka tidak tahu… Selengkapnya →

Mari Tanggalkan Atribut Natal

Senin, 8 Desember 2014 (11:26 am) / Opini

Tidak pernah ada agama minoritas yang perayaan hari rayanya dirayakan begitu mewah oleh penganut, pemerintah, para karyawan selain Hari Raya Natal di Indonesia. Kitia tidak pernah dengar itu perayaan hari raya Islam di negara-negara mayoritas Kristen seperti di negara-negara Eropa atau Filipina seperti natal di sini. Sikap pemerintah yang overact… Selengkapnya →

Stigma Wahabi, Stigma Kolonial

Senin, 8 Desember 2014 (11:08 am) / Opini

Orang-orang Barat telah semakin jauh dari fitrah mereka sebagai manusia. Oleh sebab itu, mereka menjadi sukar memahami sifat-sifat Orang Timur yang cenderung menjunjung nilai-nilai klasik. Kesulitan memahami Timur itu ditandai antara lain oleh kecenderungan mereka memberi stigma atau stempel tertentu dan dilegalisasi melalui kajian-kajian bercitra ilmiah dan disebarluaskan melalui media,… Selengkapnya →

Republik Pasar Bebas

Jumat, 5 Desember 2014 (12:46 pm) / Opini

Setelah kenaikan secara bertahap per dua bulan sejak Juli hingga November kemarin, pemerintah akhirnya menetapkan bahwa per Januari 2015 nanti, tarif dasar listrik untuk rumah tangga 1.300 VA ke atas serta untuk industri akan dilepas sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Jadi, tarif listrik yang kita bayar per bulannya mulai awal tahun… Selengkapnya →

Decision Maker

Kamis, 4 Desember 2014 (3:57 pm) / Opini

Dalam tulisan "Popularitas versus Infrastruktur Kekuasaan" yang ditulis sebelum Pemilu kemarin, saya menulis bahwa apakah seorang kandidat memiliki kapabilitas untuk merealisasikan janjinya atau tidak sangat tergantung pada "infrastruktur kekuasaan" yang dimilikinya. Popularitas boleh jadi akan memenangkan seorang kandidat pada hari pemilihan, namun apakah dia akan bisa mengoperasikan kekuasaan secara efektif… Selengkapnya →

Sejarah Sapi Indonesia-Australia

Rabu, 3 Desember 2014 (9:57 am) / Opini

Baca terlebih dulu: Indonesia Akan Dibanjiri Sapi Australia Isu sapi itu sangat penting bagi Australia dan Indonesia karena negara kita adalah salah satu pasar impor penting mereka. Isu sapi juga jadi salah satu tema penting dalam kampanye pemilu di sana. Maklum saja industri peternakan sapi di sana termasuk sektor unggulan… Selengkapnya →

Krisis Golkar: Aburizal Bakrie, Jusuf Kalla, dan Akbar Tandjung

Senin, 1 Desember 2014 (12:42 pm) / Opini

Para pengamat politik pada umumnya sepakat, krisis Golkar -- dengan tokoh utama Abu Rizal Bakri (ARB)-- menjelang akhir tahun 2014 ini sangat parah, bahkan paling parah dalam sejarah Golkar. Krisis disebabkan terutama oleh ambisi pribadi Aburizal Bakrie untuk tetap bertahan pada kursi Ketua Umum partai yang dipimpinnya sejak Musyawarah Nasional… Selengkapnya →

Ketika Ulama’ Menjadi Umara’

Jumat, 21 November 2014 (5:28 pm) / Opini

Langkah pembersihan diri, keluarga, dan istana, telah meyakinkan publik untuk melakukan reformasi dalam skala yang lebih luas, khususnya dalam pembersihan KKN yang telah menggrogoti negara. Sang ulama sekaligus umara itu, telah menunjukkan tekadnya dalam memberikan keteladanan yang begitu memukau. Penghujung abad pertama hijriyah, dinasti Bani Umayyah mengalami ‘pembusukan’ internal di… Selengkapnya →

Media dan Persekutuan Kaum Majikan

Jumat, 21 November 2014 (2:40 pm) / Opini

Pada 1921 organisasi itu lahir. Namanya “Ondernemersraad voor Nederlandsch-Indie”. Dalam terjemahan bahasa Indonesia yang digunakan masa itu, nama itu berarti “Dewan Majikan untuk Hindia Belanda”. Ya, organisasi ini adalah bentuk persekutuan kaum majikan. Meskipun didirikan di Belanda, anggotanya bukan hanya para kapitalis Belanda, namun para kapitalis besar Inggris, Amerika, Belgia,… Selengkapnya →

Copyright © 2011 – 2014