Apa Penyebab Ngidam Saat Hamil?

Minggu, 18 Desember 2011 (3:56 am) / Kesehatan

Sebagian besar ibu hamil merasakan masa-masa ngidam. Mereka jadi tiba-tiba menginginkan sesuatu dan terkadang di waktu yang tak terduga. Apa sebenarnya yang membuat mereka merasakan ngidam?

Janet Pope, PhD, asisten profesor nutrisi dan diet dari Lousiana Tech University, Ruston, Amerika Serikat, menjelaskan ngidam sebenarnya terjadi karena adanya pengaruh hormon. Saat hamil, wanita merasakan hal serupa ketika mereka tengah haid, menginginkan sesuatu yang disebabkan pengaruh hormon.

Seperti dikutip dari Parents, selain hormon, ngidam sebenarnya juga sebagai tanda tubuh ibu hamil memerlukan nutrisi tertentu. Beberapa hal yang diidamkan memang apa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menambahkan kalori selama kehamilan. Misalnya saja kalau ingin buah, berarti tubuh butuh vitamin C.

Masa ngidam juga bisa berarti sinyal dari kekurangan suatu nutrisi. Beberapa perempuan yang menjalani program vegetarian mungkin akan mengidamkan untuk makan steak dan daging merah lainnya selama hamil. Ini berarti tubuh memerlukan zat besi lebih untuk membantu pertumbuhan bayi.

Ibu hamil biasanya merasa ngidam di trimester pertama kehamilannya. Namun sebenarnya perasaan ngidam itu bisa terus terjadi sampai menjelang melahirkan.

Penelitian menunjukkan, keinginan makan makanan rasa tertentu pada ibu hamil berubah seiring usia kehamilannya. Misalnya saja, ibu yang baru hamil seringkali sangat ingin makan makanan manis. Menurut ilmuwan, hal itu karena tubuh ibu hamil butuh kalori lebih.

Berikut ini rasa makanan atau minuman yang umumnya didambakan ibu hamil, menurut riset dari Valerie Duffy, PhD, asisten profesor di School of Allied Health, University of Connecticut Storrss:

  • Ketimbang di trimester pertama, wanita di trimester kedua dan ketiga kehamilan suka makanan atau minuman dengan rasa asam. “Rasa asam membuat wanita hamil jadi menjalani pola makan yang lebih bervariasi sehingga mereka bisa mendapatkan kalori yang cukup,” ujar Dr. Duffy.
  • Wanita akan semakin menyukai makanan asin seiring usia kehamilannya bertambah. Hal itu karena, saat hamil, volume darah wanita meningkat sehingga mereka membutuhkan lebih banyak sodium.
  • Wanita hamil, khususnya di trimester pertama jadi lebih sensitif pada rasa pahit. Para peneliti menduga hal itu terjadi sebagai bagian dari insting melindungi wanita hamil karena cukup banyak tumbuhan dan buah beracun yang rasanya pahit atau getir.

“Perasaan sensitif pada rasa pahit ini juga bisa jadi peringatan untuk ibu hamil stop mengonsumsi racun, seperti minuman beralkohol,” jelas Dr. Duffy.

wolipop | fimadani

Redaktur: Farid Zakaria

Copyright © 2011 – 2014